20160204-Data/ Serba serbi Blokir Rekening 1.5T

20160204-Data/ Serba serbi Blokir Rekening 1.5T

Berikut adalah kumpulan data2 dari relawan perihal /serba2 adanya penugmuman dari pihak kepolisian tentang pemblokiran rekning sebesar 1.5T Sedang difollowup oleh relawan dsb

Foto2 terlampir

[4:10PM, 1/31/2016] Andik Riyanto – CPGT KIMUD: Surat KIMU ke Mabes Polri untuk Bapak Kapolri RI ..perihal ….menanyakan kejelasan Dana Rp 1,585 Triliun …yg terblokir……mendapat Jawaban dari Mabes Polri..RI …untuk menindaklanjuti surat KIMU yg dikirim ke Mabes Polri……

[4:24PM, 1/31/2016] +62 821-2087-5227: Thanks Pak Andik, semoga ada tindak lanjut yg nyata dan bisa menjawab rasa penasaran mitra selama ini.

JIka dirasa perlu (krn sudah terlalu lama ini menunggu tanpa kejelasan pasti) mungkin mitra bisa mengajukan pelaporan ke KOMPOLNAS juga agar bisa dipercepat proses perolehan jawabannya.

http://www.kompolnas.go.id/   https://id.wikipedia.org/wiki/Komisi_Kepolisian_Nasional Jl. Tirtayasa VII No. 20 Keb. Baru Jakarta Selatan 12160

Telp: (021) 739-2315

Fax: (021) 739-2317

Website: http://kompolnas.go.id

Email: sekretariat@kompolnas.go.id   Kompolnas bekerja dengan mengumpulkan dan menganalisis data sebagai bahan pemberian saran kepada Presiden. Saran yang diberikan oleh Kompolnas berkaitan dengan anggaran Polri, pengembangan sumber daya Polri , dan pengembangan sarana dan prasarana Polri, dalam upaya mewujudkan Polri yang profesional dan mandiri. Kompolnas juga menerima saran dan keluhan masyarakat mengenai kinerja kepolisian untuk diteruskan kepada kepada Presiden. Keluhan yang diterima Kompolnas adalah pengaduan masyarakat yang menyangkut penyalahgunaan wewenang, dugaan korupsi, pelayanan yang buruk, perlakuan diskriminasi, dan penggunaan diskresi kepolisian yang keliru. Pengumpulan data dan keluhan masyarakat ini dilakukan melalui jalur media komunikasi elektronik, terutama internet, dimana masyarakat dapat berkomunikasi langsung dengan staf Kompolnas yang sedang aktif di situs http://www.kompolnas.go.id

Cross info : https://mitracipagantimember.wordpress.com/?s=1.5+triliun

[9:54AM, 1/31/2016] +62: Polisi Ogah Tangguhkan Penahanan Tersangka Kasus Koperasi Cipaganti

Media : RAKYAT MERDEKA | Wartawan : GPG | Senin, 30 Juni 2014 | 11:38 WIB

Polda Jawa Barat dan Mabes Polri menelusuri dugaan penggelapan dana 8113 anggota Koperasi Cipaganti. POLISI kemudian menelusuri aset-aset tersangka kasus penggelapan dan penipuan dana investasi di PT Cipaganti Citra Graha (CCG) Tbk ini. Polisi juga memblokir rekening milik PT CCG yang berisi sekitar Rp 1.5 triliun. Soalnya, polisi mengendus dugaan aliran dana dari Koperasi Cipaganti ke PT CCG. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Rony F Sompie menjelaskan secara rinci tentang penelusuran dan penyitaan aset PT CCG itu. Dalam proses penyelidikan, kata Rony, kepolisian menemukan dokumen investasi CCG yang mengelola sedikitnya dana 8113 kreditur. Mereka tergabung dalam Koperasi Cipaganti. Dari data tersebut, kepolisian juga menemukan adanya aliran dana yang mengucur ke tiga perusahaan milik pengusaha bernama Andianto sekitar Rp 1,585 triliun. Dana tersebut diduga diperoleh dari para investor yang menyetorkan dana investasi dengan nilai variatif antara Rp 100 juta hingga Rp 200 juta. Penyetoran dana dilakukan kreditur karena tergiur iming-iming memperoleh keuntungan.

“Koperasi berjanji memberikan bagi hasil kepada mitranya 15 persen hingga 1,75 persen per bulan,” tandas Rony. Akan tetapi, sambung dia, ketika kreditur berniat menarik dananya, persoalan mulai mencuat. CCG tidak segera merealisasikan permohonan kreditur. Atas preseden tersebut, Polda Jabar pun menetapkan stalus tersangka dan menahan Dirut CCG Andianto Setiabudi, Djulia Sri Rejeki (kakak Andianto) dan Yulianda Tjendrawati Setiawan (istri Andianto). Penahanan dilaksanakan atas laporan investor Koperasi Cipaganti Karya Guna Persada (KCKGP), yaitu Agah Sonjayi, Mulyasa. Marlina, R.etno dan Rabecca Sitanggang. “Polda Jabar sudah berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk pengungkapan perkaraujar Rony. Polda Jabar meminta bantuan Mabes Polri kar;na nasabah perusahaan investasi tersebut tersebar di berbagai wilayah. Oleh karenanya, Mabes Polri membuka posko pengaduan untuk pihak-pihak yang merasa dirugikan investasi itu.

Rony mengaku belum bisa memastikan, berapa jumlah pelapor yang mengadukan kasus ini ke Bareskrim Polri. Dia juga menolak menjelaskan perkembangan seputar penelusuran dan penyitaan aset-aset tersangka. Intinya, tandas dia, penyidik Bareskrim berupaya optimal membantu Polda Jabar dalam mengusut tuntas kasus ini. Sementara Kabidhumas Polda Jabar Kombes Marthinus Sitompul menyatakan, penyidik tengah meneliti dokumen hasil penggeledahan di Kantor CCG. ‘Semua tengah dikembangkan kepolisian. Kita juga sudah menahan tiga tersangka pada Kamis lalu,” ucapnya. Dikonfirmasi, apakah laporai enam pelapor kasus ini merupakan bentuk persekongkolan untuk menghilangkan jejak dana para investor, dia menolak memberi keterangan.

Menurut dia, semua kecurigaan tentang hal tersebut sedang dipelajari jajarannya. Untuk itu, pemeriksaan saksi-saksi dan dokumen kasus ini perlu dilakukan secermat mungkin. “Semua motif terkait pelaporan dan pola kejahatan di sini sedang kita pelajari. Mudah-mudahan hasilnya bisa cepat diketahui,” timpalnya. Dia menuturkan, kepolisian tak bisa mengusut perkara hanya berdasarkan kecurigaan, dugaan, apalagi asumsi-asumsi. Penyidikan perlu didukung fakta-fakta dan bukti yang kuat. Lantas, jika kepolisian menetapkan status tersangka dan menahan tersangka, otomatis penyidik sudah memiliki alat buku adanya suatu tindak pidana.

Marthinus menepis anggapan bila kepolisian bakal mengabulkan permohonan penangguhan penahanan tersangka. “Sejauh ini belum ada penangguhan. Hal-hal mengenai penangguhan penahanan ini.tentu juga akan dianalisa penyidik lebih dulu,” jelasnya. Dia mengemukakan, penyidik memiliki kewenangan untuk menahan atau tidak menahan tersangka. Di luar itu, Marthinus yang dikonfirmasi seputar penambahan tersangka kasus ini membeberkan, hal itu sangat tergantung pada hasil penyidikan kepolisian. “Kita tunggu saja hasilnya nanti,” ucapnya. Disinggung mengenai upaya perdamaian yang tengah dilakukan PT Cipaganti,dia mengatakan, hal itu berpeluang dilakukan oleh pihak berperkara. Namun demikian, lanjutnya, kesepakatan perdamaian antara pihak yang berperkara, tidak bisa otomatis menghapus atau menghilangkan tindak pidana yang sudah terjadi. ■ GPG

[9:54AM, 1/31/2016]: http://www.starbrainindonesia.com/berita/media/35517/1/polisi-ogah-tangguhkan-penahanan-tersangka-kasus-koperasi-cipaganti

: Pak Ronny Shompi

 

 

Advertisements

About mitracipagantimember - korban penipuan CPGT

Kita/Mitra (Korban Penipuan Investasi CPGT) juga mempunyai Website https://mitracipagantimember.wordpress.com/ dan Facebook PAGE : http://www.facebook.com/mitracipagantimember --- KIMU (Komite Investasi Mitra Usaha) KIMU BANDUNG: SEKRETARIAT KIMUD :Jl Junjunan 238 Bandung. HP : 0813-1221-9100 --- PAGUYUBAN KORBAN CIPAGANTI – Sekretariat : JalaN Sekelimus Utara 44. BAndung HP: 085860705511 –> Group Aktivis Korban Penipuan yg fokus di Aspek Pidana para Oknum2 Cipaganti --- Video Sidang Pidana oknum2 Cipaganti bisa dilihat dari https://www.youtube.com/channel/UCbC5wz3KHMTwtoyS5-tx6FQ Mohon mitra menyempatkan klik LIKE pada page tersebut agar group kita bsia ‘terlihat jelas/banyak’ membernya. (bagi yang mau komen pada artikel2 di FB silahkan, namun mohon dibatasi hanya komen hal2 positif, jangan yang membuat patah semangat, memecah belah dll.. kita sudah sama2 jadi korban janganlah terpecah2 lagi, mari bersatu melawan musuh2 bersama) Salam hormat & Terima Kasih : Tim Relawan --- Website ini dibuat oleh sebagian dari Tim Relawan (sesama Mitra/Investor) untuk membantu penyebaran informasi2 yang bisa diberikan secara publik (baik kepada mitra maupun non mitra) semoga kita semua tetap bisa saling bergotong royong n kompak dalam menyelesaikan tantangan yg kita hadapi ini. Agar hasilnya bisa menjadi bagi bagi semua pihak (Para Mitra, dan keluarga lain nya –; sedangkan PT CPGT tbk dan Kop CPGT n A.S. adalah musuh2 bersama yang akan mendapatkan penghukuman setimpal dengan penipuan2 yang mereka lakukan thd 8000 keluarga mitra nantinya). Dimohon bantuan n dukungan moral dan doa dari rekan2 sekalian agar semuanya bisa berjalan dengan lancar ke depannya.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.