20160305-Update Cara Kawal SidangMA , Nama2 FamASJulia & Update Relawan lain2

20160305-Update Cara KawalSIdangMA ,  Update Relawan lain2

Cara Kawal Sidang MA(Mahkamah Agung)

[15:03, 3/3/2016] +62 857-: Selamat siang pak. Untuk ke inst Pemerintah jangan tagu dan takut srkrg dicoba ke MA untyk menelusuri kasasi as dengan no reg W 11.111 /0053/HN.02.02/1/2016. Coba tanyakan kasus ini sdh sampai dimana. Jangan takut dan ragu2 saya pertama x kesana saya hilangkan rasa2 tsb. Kalau sdh tahu Hakim Agungnya siapa langsung datangi saja dan sanpaikan keluhan mitra.silahkan Coba pak.

[13:59, 3/3/2016] +62 812-2100-0988: Setuju pak ..👍

Bermanfaat utk menggugah hati nurani para penegak hukum mis MA, KY, KPK yg nota bene sdh di surati tembusan utk mencari keadilan..

[13:19, 3/4/2016]: Kl kira2 korban tiap hari asa yg mampir ke mahkamah agung apalah ada efek ya

[13:20, 3/4/2016] Inv CPGT: Ada efeknya bisa tahu perkembangannya. Terus efeknya juga jadi nambah pengetahuan

[13:23, 3/4/2016] KIMU Bdg: Dan hakim MA tau bahwa banyak korban cipaganti yg datang, berarti masalah cipaganti itu masih di perlukan keadilan dari negara

[13:32, 3/4/2016]: Ok lahnyanudah kl gini kita gerakkan aja dgitrabutk random sebisanya datang terus2an ke MA sebanyak2 sebisa masing2… biar staff2 MA pada ngelotok hapal dgn CPGT moga2 nanti kalau TPPU bisa dipercepat kasusnya krn mereka tergerak utk kasih prioritas

Rekan2 relawan(khususnya tim pidana n buset/buru aset) ijinkan sy sumbang usul apakah ada lsngkah konrlkrti ymungkin kita bisa adakan scr regle misal demo setiap 1bulan or 2minggu sekali ke bbro kantor instansi negara yg sesuai baik.di jakarta ataupun bandung (digilir aja lokasinya nanti kot bisa umimkan via web) kita harapkan bisa menamba sambil silaturrahmi aja sesama mitra spt masa2 sidang pjdana lalu khan banyak mitra bisa ikutan join (tiap minggu malah..utk nbah semangat) skdr saran… kita sering dapat feedback positif sih ada mitra2 mau ikut bergerak mengujungi instansi/kaeal sidang cmn rata2 pada ndak tahu caranya n prefer utk bisa berbaregan. Mungkin jika misalny tim pidana ada mau kunjungan ke polda / jaksa bisa disharekan ke kita2 jadwalnya? Sy sendiri jg mau sempatkan join utk jakarta jika mgkng

ada yg bisa koordinir langkah2nya.kdg ini kita2 yg latar belakang biasa2 aja agak ragu enggan kl jalan sendiri ke trmpat2 yg kesannya agak kurang umum spt kantor polisi/kejaksaan dll. Skdr saran. Thx

 

 

 

 

 

 

 

[15:49, 3/5/2016] CPGT Inv: Apkh bs ? Kasus ini dibuat bergejolak, agar tdk menjadi dingin, n akhirnya membeku.

[15:38, 3/5/2016] Inv CPGT: Pertanyaanya, adakah nama2 di postingan tersebut ada dalam group sini? Monggo di cari

[15:41, 3/5/2016] +62 812: Nama2 itu bisa dijadikan dn patut diduga saluraan pencucian uang…maaf klu sy curigation…Sekcil apapun yg diserahterimakan hanya dgn selembar cek..selesai sdh…apalgi cash n carry..😇: Setuju disampaikan kpd penyidik tppu..

[15:50, 3/5/2016]: Harus dibuat se-gejolak maximal.biar ndak matisuri

http://putusan.mahkamahagung.go.id

http://putusan.mahkamahagung.go.id/putusan/5c97105cb3e396ba41c503d051eb6360 –> Putusan PN BANDUNG Nomor 198/Pid.B/2015/PN. Bdg Tahun 2015
ANDIANTO SETIABUDI ; JULIA SRI REDJEKI ; YULINDA TJENDRAWATI SETIAWAN ; CECE KADARISMAN, S.E

http://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/

http://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/perkara/perkara_detail.php?id=67112980-de9d-1e9d-96bf-31313332 à

No Register 173 K/PID.SUS/2016
Pengadilan Pengaju Bandung
No Surat Pengantar W11.U1/0053/HN.02.02/I/2016
Jenis Permohonan K
Jenis Perkara PID.SUS
Klasifikasi Perbankan
Tanggal Masuk 26-Jan-16
Tanggal Distribusi
Pemohon Jaksa Penuntut Umum dan Para Terdakwa
Termohon / Terdakwa Andianto Setiabudi(T1),Dkk
Tim Yudisial CC
Hakim P1
Hakim P2
Hakim P3
Hakim P4
Hakim P5
Panitera Pengganti
Status Dalam Proses Pemeriksaan oleh Tim CC
Tanggal Putus
Amar Putusan
Tanggal Kirim Ke Pengadilan Pengaju
Keterangan

 

UPDATE RELAWAN LAIN2 TTG TPPU

[09:22, 3/2/2016] Mitra Cpgt: Utk proses hukum PIDANA nya si AS cs jangan kan hanya 03% kali 3 , berapa % pun. Proses hukum nya tetap berjalan. Hanya meringankan bisa.Jd proses hukum si AS cs tetap berlenggang sampai ke TPPU.

[09:24, 3/2/2016] KIMU Bdg: Ibu anang, pernah konsultasi lagi dgn JPU mengenai perusahaan public CMNC, yg oleh krimsus di anggap tdk bermasalah !

[09:28, 3/2/2016] Invtr CPGT: Penjualan / pembagian asset yg termasuk dlm homologasi tdk akan sama sekali mempengaruhi hukum pidana AS karena penipuan dan pelanggaran UU perbankan. Termasuk perbuatan TPPUnya. Homologasi hubungannya hanya damai atau pailit saja.

[09:29, 3/2/2016] Mitra Cpgt: Sdh pak. Waktu itu saya Dan pak discussi dgn JPU mengenai CCG CGC yg sekarang berubah nama CMNC .Menurut JPU sdh dlm agenda nya ngejar yg 1.9 T.Termasuk 700 M yg masuk ke PT tersebut itu ada Fakta nya.

[09:30, 3/2/2016] Mitra Cpgt: JPU turun nunggu ingcrah MA nya

[09:31, 3/2/2016] Invtr CPGT: Koruptor itu biarpun sdh mengembalikan uangnya tetap juga masuk penjara.

[09:32, 3/2/2016] KIMU Bdg: Mantaaap bu mudah2an berhasil, para mitra kenapa tdk koordinasi dgn jpu, agar bisa menambah kepercayaan jpu atau mitra untuk meraih kebenaran

[09:32, 3/2/2016] Mitra Cpgt: Sementara ini Kami lbh inten ke JPU Dari pada ke Krimsus.

Semoga setelah JPU turun tangan akan lbh banyak lg aset2 yg di Sita.

[09:38, 3/2/2016] KIMU Bdg: Mudah2an bu anang, krimsus sekarang jadi lemot, sepertinya kalau banyak mitra yg datang , seperti mengganggu

[09:39, 3/2/2016] Mitra Cpgt: Saya sedikit kecewa sama krimsus, dulu saya sarankan utk di Sita Rmh yg di batu Nunggal, krimsus nya seperti nya blm berani. Sekarang sdh beralih.

[09:44, 3/2/2016] Mitra Cpgt: Seharus nya penegak hukum tdk boleh menolak korban2 yg mau minta Info atau memberi info.Itu kewajiban sebagai penegak hukum melayani masyarakat. Mereka Di bayar dari uang kita Dari pajak yg selalu kita bayar.

[06:17, 3/2/2016] Johan Lukman – Sekjen KIMUS: BU DI MA ADA RELASI SAYA SIAP BANTU MALAM MINGGU LALU SAYA BERTEMU BELIAU WASS JL

[11:11, 3/2/2016] – Inv CPGT: Bu has…pembeli gak akan ada berani yg beli kalo liat asset dipasangi spanduk oleh polda bhw asset dalam status sita…

[17:46, 3/2/2016] Mitra Cpgt: Saya lbh senang ikut hukum Islam. CMNC juga haram klo Menurut hukum Islam mah langsung bisa di Sita.

Makanya kata Hakim kartim ” hukum yg bengkok tdk bisa di luruskan, begitupun sebalik nya, hukum yg lurus tdk bisa di bengkokan.Begitulah hukum Negara kita.

Mitra Cpgt: Saya nyatakeun hanya ngimpen. Karna yg jd masalah aset2 nya sdh milik org lain . Sdh di jual ke Umum, sdh di HT2 kan bank. Sedang kan kita yg punya modal hanya di sisain Tulang belulang saja. Jd usaha jalan, yg lbh Di untungkan si AS Dan antek2 nya…

[18:51, 3/2/2016] Purn – CPGT Inv: Assalaamualaikum

Pejuang TPPU sudah saatnya berdiskusi tentang “apa yang menjadi pejerjaan rumah” menyongsong “harapan” dikembalikannya barang sitaan kepada mitra.

Mengapa “harapan”, sebab belum tentu juga nantinya diserahkan kepada mitra, tergantung upaya kita saat ini juga.

Upaya tersebut adalah sebagai berikut : 1. Harus ada satu lembaga yang secara kegal diakui mewakili mitra, terutama oleh aparat penegak hukum yang memproses TPPU. Disini KIMU siap diuji legalitasnya. 2. Kegiatan lembaga tersebut harus secara konsisten mencerminkan perjuangan untuk keseluruhan mitra dan bukti bukti kegiatannya perlu disosialisasikan kepada semua pihak terutama kepada aparat penegak hukum, guna memberikan keyakinan kebenaran tujuan lembaga tersebut semata mata untuk kepentingan mitra. 3. Opsi perlunya menggugat secara perdata disatukan dengan kasus TPPU perlu dipertimbangkan (ilustrasi kasus pidana lalu lintas disertai gugatan ganti rugi; dan ini untuk kasus lalu lintas dusertai gugatan perdata sudah ada yurisprudensinya dikabulkan)

Demikian semoga bisa memberikan inspirasi dan dapat diperkaya dengan ide ide yang cerdas.

Wassalam.

[19:03, 3/2/2016] +62 812: Terima kasih Pak atas usaha dan penjelasannya tdk membuat para korban bingung ,,kami mitra intinya mendukung apa yg dilakukan kimu , agar uang bisa balik berapapun yg penting sdh berusaha semaksimal mungkin demi kepentingan seluruh mitra, bukan kelompok, golongan , atau pribadi bawa2natas nama mitra, maju terus KIMU yg LEGAL , wakil mitra yg RESMI salam perjuangan

[21:56, 3/2/2016] Invtr CPGT: Homologasi > Kimu       TPPU > JPU / Pengadilan.

yg didapat dari Kejati atau atas keputusan pengadilan. Hukumnya mengatakan bagaimana ?

Hakim juga akan memutuskan berdasarkan undang2.

[22:04, 3/2/2016] Mitra Cpgt: Pengalaman senior JPU di kejati tentang TPPU penipuan yg ngurusi sampai ke Korban2 nya adalah JPU. Putusan Hakim nya. Harapan Kami seperti itu discussi dgn JPU di kejati.

[22:04, 3/2/2016] Mitra Cpgt: Semoga putusan Hakim nnt yg terbaik.

[22:05, 3/2/2016] Invtr CPGT: Tugas itu memang berat kata JPU, tapi krn tugas negara jadi harus tetap dijalankan.

[22:08, 3/2/2016] Invtr CPGT: BAB XIII PENGGABUNGAN

PERKARA GUGATAN GANTI

KERUGIAN

 

Pasal 98

(1) Jika suatu perbuatan yang menjadi dasar dakwaan di dalam suatu pemeriksaan perkara pidana oleh pengadilan negeri menimbulkan kerugian bagi orang lain, maka hakim ketua sidang atas permintaan orang itu dapat menetapkan untuk menggabungkan perkara gugatan ganti kerugian kepada perkara pidana itu.

(2) Permintaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) hanya dapat diajukan selambat-lambatnya sebelum penuntut umum mengajukan tuntutan pidana. Dalam hal penuntut umum tidak hadir, permintaan diajukan selambat-lambatnya sebelum hakim menjatuhkan putusan.

 

Pasal 99

(1) Apabila pihak yang dirugikan minta penggabungan perkara gugatannya pada perkara pidana sebagaiamana dimaksud dalam

Pasal 98, maka pengadilan negeri menimbang tentang kewenangannya untuk mengadili gugatan tersebut, tentang kebenaran dasar gugatan dan tentang hukuman penggantian biaya yang telah dikeluarkan oleh pihak yang dirugikan tersebut.

(2) Kecuali dalam hal pengadilan negeri menyatakan tidak berwenang mengadili gugatan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) atau gugatan dinyatakan tidak dapat diterima, putusan hakim hanya memuat tentang penetapan hukuman penggantian biaya yang telah dikeluarkan oleh pihak yang dirugikan.

(3) Putusan mengenai ganti kerugian dengan sendirinya mendapat kekuatan tetap, apabila putusan pidananya juga mendapat kekuatan hukum tetap.

[22:14, 3/2/2016] Invtr CPGT: UU diatas pernah kita diskusikan dgn Kejaksaan dalam upaya agar AS dituntut dan diputus utk mengganti rugi labgsung pada para korban yg diambil dari bb yg disita.

Seperti Yurisprudensi ganti rugi pada kecelakaan lalulintas. Tapi JPU mengatakan itu tdk bisa dilaksanakan karena kasusnya terlalu besar 3,2 T dan korbannya ribuan. UU itu hanya bisa digunakan utk kasus2 kecil spt kec lalin dgn max kerugian 10 jt, dan sdh ada perpunya.

[22:17, 3/2/2016] Invtr CPGT: Jangan kuatir pak. Hukuman TPPU nya nanti akan diatur dimintakan dilaksanakan setelah hukuman pidumnya selesai dijalani.

[22:20, 3/2/2016] Invtr CPGT: Bebas hukuman pidum ?Langsung nyambung hukuman TPPU nya. Makanya AS sangat ketakutan dgn TPPU.

[22:36, 3/2/2016] Purn – CPGT Inv: Dalam criminal justice system, tugas Jaksa termasuk juga mengeksekusi putusan pengadilan terhadap barang sitaan ex barang bukti kasus pidana. Sejauh mana tugas Jaksa meberikan barang sitaan tersebut kepada yang ber hak ?

Pekerjaan yang menanti diahir kasus TPPU terkait ex barang bukti hasil sitaan dari Asset Cipaganti Grup, untuk dibagikan kepada yang berhak yaitu 8700 mitra sangat rumit, antara lain sebagai berikut :

  1. Harus memliki data lengkap 8700 mitra, meliputi alamat lengkap Pos terkini (surat menyurat), dan Nomor Rekening Bank (aktif) dari setiap mitra untuk alamat transfer dana dari hasil penbgelolaan asset, termasuk dokumen Akta Notaris Perjanjian Kerjasama dengan KCKGP.
  2. Harus membersihkan asset dari keterkaitan kepemilikan dengan Pihak Ketiga.
  3. Karena barang bukti sebagian besar berupa barang tidak bergerak, maka untuk mendapatkan uang paling tidak harus dengan menjualnya (setelah bersih dari masalah kepemilikan Pihak Ketiga)
  4. Melakukan pembagian uang secara proporsional kepada mitra yang ber hak.

Adakah Sobat Mitra yang berpendapat bahwa tugas ini menjadi “kewajiban” dari Jaksa selaku eksekutor. Tolong tunjukan dasar hukumnya.

Kalau ternyata ada dasar hukumnya bisa dilakukan oleh Jaksa, kita sangat bersukur sekali, dan apa yang saya tulis tidak perlu dipikirkan. Tapi kalau tugas Jaksa tidak sampai sejauh itu, lantas siapa yang akan melakukan tugas tersebut ? Kemudian apabila tidak diantisipasi dari sekarang, melainkan nunggu waktu vonis berkekuatan hukum tetap baru didiskusikan siapa yang menjual dan siapa yang membagikan, serta berapa pembagiannya, kealamat mana dibagikan, akankah bisa dilakukan dengan tertib ?

Sekali lagi dilemparkan pemikiran diatas hanya untuk membuka wawasan (bagi yang bisa mengerti) dan motivasinya semata untuk kebaikan seluruh mitra.

[22:39, 3/2/2016] Mitra Cpgt: Saya kira JPU di kejati lbh paham.

[22:39, 3/2/2016] Invtr CPGT: Itu semua sdh diterangkan oleh jaksa senior, yaitu dikatakan meskipun berat tapi akan dilaksanakan karena tugas negara.Itu jg tgt putusan hakim.

[22:39, 3/2/2016] Mitra Cpgt: Dan berpengalaman

[22:40, 3/2/2016] CPGT Inv: Bisakah menunjukan dasar hukumnya. untuk pembelajaran. atau terkait kasus yang mana

[22:43, 3/2/2016] Mitra Cpgt: Pak TR silah kan Tanya ke JPU saja supaya lbh jelas. JPU senior Bapak Rachmat: Di kejati

[22:44, 3/2/2016] CPGT Inv: mungkin ada mitra yang ahli hukum bisa memberikan pendapatnya. terimakasih.

[22:45, 3/2/2016] Mitra Cpgt: Kami jg sdh discussi dgn JPU yg akan meng handle TPPU nnt. Kami lbh senang berdiscusi dg penegak hukum nya langsung yg menangani baik di Polda Dan kejati jg PN PT. Atau yg kompeten lah. (Asal jgn Pengacara nya AS.)

[23:10, 3/2/2016] CPGT KIMUD: Kejaksaan tdk sampai memberikan/membagikan barang sitaan kpd mitra orang/perorangan tapi menjalankan keputusan hakim sdh pasti.

Maka setelah perkara tppu digelar/disidangkan maka kimu harus menggugat andianto secara perdata di pengadilan.

Kita tdk bisa mengharapkan jaksa menggabungkan perkara pidana dan perdata sekaligus,sebab kejaksaan tdk bisa mewakili swasta dipengadilan, sebab kejaksaan adalah pengacara negara bukan pengacara swasta.

Sebab yg lain adalah sdh ada homologasi di Pn niaga jakpus dan sdh ada perkara tindakpidana umum yg sekarang ditingkat MA.

Contoh vonis pengadilan di PN bdg dan PT jabar, aset andianto diserahkan kpd mitra lewat koperasi cipaganti, Karena waktu perkara berjalan Kimu blm terbentuk. Siapa perwakilan resmi mitra, tentu Kimu sesuai putusan homologasi Pn Niaga Jakpus.

[23:17, 3/2/2016] Mitra Cpgt: Itu kan putusan PN niaga homologasi. Perdata.Tdk ada kaitannya dgn proses pidana.Pidum dgn krimsus TPPU proses nya berbeda.Itu semua tergantung putusan Hakim TPPU nnt. Semoga putusan Hakim yg terbaik utk 8.700 korban2 nya.

[05:12, 3/3/2016] Mitra Cpgt: Di dlm UU TPPU tdk di bahas masalah tehnis pelaksaammnaan.

Coba aja Pak Dan Pak discussi dgn JPU senior di kejati jg JPU yg yg nnt akan nangani kasus yg sdg di hadapi.

Masuk ke TPPU karna ada pidana pokok nya. Putusan Hakim nya pidana pokok dgn TPPU bukan berarti sama. Semoga putusan ahir yg terbaik.

Proses TPPU follow the money nya . Pidum pidana pokok nya. Saya Alhamdulillah juga, dulu daftar aset2 yg di sodorkan ke Krimsus sdh beberapa di Sita, kecuali yg di batu Nunggal Rmh yulia. Semoga nnt.

Betul Pak kita ini yg penting cepat tuntas berapapun uang kembali tp pasti.

[08:28, 3/3/2016] CPGT Mitra: Saya lebih suka nggak ada kelola2an..bersama AS,…jual saja asset AS yg kita dapatkan….dan bagi ke semua mitra ,….berapapun saya dpt saya bisa terima…Kalau di kelola bersama AS dan hasilnya ,sekali lagi hanya hasilnya…buat bayar mitra .., kapan lunasnya… Lagi itu berarti wakil mitra akan menjadi pegawainya AS….krn mmp yg sekarang kepemilikannya punya AS ,bukan punya mitra…… Capek deh…nungguin AS kooperatif….

[08:29, 3/3/2016] CPGT Inv: Bagaimana kalau mulai kita diskusikan wacana alternatif lain dengan pailit. Apakah akan menggangu proses TPPU ?

[08:30, 3/3/2016] Mitra Cpgt: Di UU TPPU harta pailit bisa di Sita Krimsus utk TPPU nya.

[09:32, 3/3/2016] Invtr CPGT: Kalau ditanya apakah Pailit bisa dijalankan paralel dgn TPPU ?

Jaksa menjawab bisa saja. Namun saya blm sampai konsul secara detail mengenai status asset2 yg sdh disita TPPU jika ada pailit. Kemungkinan tegantung hakim.

[09:48, 3/3/2016] Mitra Cpgt: Yg di PKPU kan oleh si AS cs adalah koprasi jd klo di pailitkan hanya aset2 koprasi nya saja yg ada di homologasi yg tinggal tulang. Di pailit kan utk saat ini ga worthed. Mungkin nunggu ingcrah pidum nya. Dan yg di pailit harta pribadi nya. Si AS CS termasuk perusahaan pribadi nya.

Advertisements

About mitracipagantimember - korban penipuan CPGT

Kita/Mitra (Korban Penipuan Investasi CPGT) juga mempunyai Website https://mitracipagantimember.wordpress.com/ dan Facebook PAGE : http://www.facebook.com/mitracipagantimember --- KIMU (Komite Investasi Mitra Usaha) KIMU BANDUNG: SEKRETARIAT KIMUD :Jl Junjunan 238 Bandung. HP : 0813-1221-9100 --- PAGUYUBAN KORBAN CIPAGANTI – Sekretariat : JalaN Sekelimus Utara 44. BAndung HP: 085860705511 –> Group Aktivis Korban Penipuan yg fokus di Aspek Pidana para Oknum2 Cipaganti --- Video Sidang Pidana oknum2 Cipaganti bisa dilihat dari https://www.youtube.com/channel/UCbC5wz3KHMTwtoyS5-tx6FQ Mohon mitra menyempatkan klik LIKE pada page tersebut agar group kita bsia ‘terlihat jelas/banyak’ membernya. (bagi yang mau komen pada artikel2 di FB silahkan, namun mohon dibatasi hanya komen hal2 positif, jangan yang membuat patah semangat, memecah belah dll.. kita sudah sama2 jadi korban janganlah terpecah2 lagi, mari bersatu melawan musuh2 bersama) Salam hormat & Terima Kasih : Tim Relawan --- Website ini dibuat oleh sebagian dari Tim Relawan (sesama Mitra/Investor) untuk membantu penyebaran informasi2 yang bisa diberikan secara publik (baik kepada mitra maupun non mitra) semoga kita semua tetap bisa saling bergotong royong n kompak dalam menyelesaikan tantangan yg kita hadapi ini. Agar hasilnya bisa menjadi bagi bagi semua pihak (Para Mitra, dan keluarga lain nya –; sedangkan PT CPGT tbk dan Kop CPGT n A.S. adalah musuh2 bersama yang akan mendapatkan penghukuman setimpal dengan penipuan2 yang mereka lakukan thd 8000 keluarga mitra nantinya). Dimohon bantuan n dukungan moral dan doa dari rekan2 sekalian agar semuanya bisa berjalan dengan lancar ke depannya.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 Responses to 20160305-Update Cara Kawal SidangMA , Nama2 FamASJulia & Update Relawan lain2

  1. saya juga usul semua aset yang diperoleh sebaiknya langsung dilelang/dijual, jangan nungggu AS keluar pencara untuk ribut kembali. Sekali musuk tetap musuh.

  2. Saya lihat sederetan toko di ITC cempaka mas di Jakarta Pusat, masih tertera merek Cipaganti. mungkinkah itu milik Cipaganti.

Comments are closed.